Global Darussalam Academy GDA

Iduladha 1447 H di SMA GDA: Menghidupkan Semangat Kepedulian dan Pengendalian Diri

Iduladha 1447 H di SMA GDA: Menghidupkan Semangat Kepedulian dan Pengendalian Diri

Merayakan Hari Raya Iduladha 1447 H, SMA Global Darussalam Academy (GDA) Yogyakarta menggelar rangkaian ibadah Salat Id sekaligus penyembelihan hewan kurban di lingkungan sekolah. Momentum ini menjadi sangat bersejarah karena merupakan perayaan Iduladha pertama yang diselenggarakan oleh segenap civitas akademika GDA 01 (angkatan pertama).

Rangkaian kegiatan yang mengusung nilai kepedulian sosial dan keteguhan spiritual ini diikuti secara khidmat oleh seluruh siswa, jajaran pengajar, staf asrama, serta warga di sekitar lingkungan institusi.

Refleksi Kurban: Ikhtiar Mengendalikan Nafsu Egois

Rangkaian perayaan dimulai sejak pagi hari dengan pelaksanaan Salat Iduladha berjamaah di area terbuka sekolah. Dalam khutbah Iduladha yang disampaikan Rais sekalu IB Koordinator GDA menyatakan kembali esensi mendalam dari ibadah kurban yang digariskan lewat sejarah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.

Ibadah kurban tidak sekadar dimaknai sebagai ritual penyembelihan hewan secara fisik, melainkan sebuah simbolisasi dari upaya manusia untuk menyembelih dan mengendalikan sifat-sifat nafsu egois, keserakahan, dan kecintaan berlebih pada duniawi. Bagi para siswa SMA GDA yang tengah ditempa menjadi calon pemimpin masa depan, refleksi ini menjadi pengingat penting akan pentingnya menundukkan ego demi kemaslahatan bersama yang lebih besar.

Aksi Nyata Kepedulian: Distribusi Kurban Angkatan I

Sebagai wujud konkret nilai Creativity, Activity, Service (CAS) dalam kurikulum IB yang bersanding dengan pilar akhlak Madrasah Diniyyah Takmiliyah (MDT), para siswa terlibat langsung dalam manajemen pelaksanaan kurban. Pada perayaan perdana ini, SMA GDA menyembelih total 8 ekor sapi dan 3 ekor kambing kurban.

Proses pemotongan hingga pengemasan daging dilakukan dengan standar kebersihan yang ketat di lingkungan sekolah. Siswa-siswi Angkatan I tidak hanya menyaksikan, tetapi juga belajar mengorganisasi proses distribusi agar daging kurban dapat tersalurkan secara tepat sasaran.

Seluruh paket daging kurban dialokasikan secara inklusif kepada masyarakat yang membutuhkan di sekitar wilayah sekolah serta komunitas rentan di Yogyakarta. Langkah ini menjadi sarana edukasi empiris bagi siswa untuk mengasah empati, kepekaan sosial, dan rasa tanggung jawab terhadap sesama manusia.

Membangun Karakter Melalui Praktik Pembelajaran Holistik

Pihak manajemen GDA menyampaikan bahwa perayaan Iduladha di asrama merupakan laboratorium karakter yang sangat berharga. Melalui momen kebersamaan ini, siswa dilatih untuk bekerja sama dalam tim, mengelola kepanitiaan berskala besar, serta mempraktikkan langsung esensi dari ukhuwah Islamiyah.

Keberhasilan penyelenggaraan Iduladha 1447 H oleh Angkatan I ini diharapkan mampu meletakkan fondasi tradisi sekolah yang kuat untuk tahun-tahun berikutnya. GDA berkomitmen untuk terus menghidupkan hari-hari besar Islam, bukan sekadar sebagai perayaan seremonial, melainkan sebagai gerakan kolektif yang mengubah kesadaran teologis menjadi aksi sosial yang berdampak nyata di tengah masyarakat.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *